Perut Buncit Kista Ovarium atau Lemak? Ini Kata Dokter Obgyn

Perut Buncit Kista Ovarium
0 0
Read Time:2 Minute, 29 Second

retconomynow.com – Banyak wanita merasa khawatir saat melihat lingkar pinggang mereka yang semakin melebar secara tiba-tiba. Sebab, mereka seringkali sulit membedakan apakah itu tumpukan lemak atau tanda penyakit serius. Salah satu kekhawatiran terbesar bagi kaum hawa adalah munculnya gejala perut buncit kista ovarium. Dokter spesialis kandungan (obgyn) menekankan pentingnya mengenali perbedaan fisik antara kedua kondisi tersebut. Oleh karena itu, kewaspadaan dini sangat membantu proses penanganan medis yang lebih cepat. Selain itu, pemahaman yang benar akan menghindarkan Anda dari rasa panik yang berlebihan. Hasilnya, Anda bisa mengambil langkah kesehatan yang tepat sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Kenali Tekstur dan Perubahan Fisik Perut

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan meraba area perut yang membuncit tersebut. Sebab, perut yang buncit karena lemak biasanya terasa lunak dan sangat elastis saat Anda pegang. Oleh sebab itu, lemak biasanya merata di seluruh bagian perut atau bahkan bergelambir. Namun, kondisi perut buncit kista ovarium cenderung terasa lebih keras serta kaku pada titik tertentu. Massa kista yang membesar akan mendorong dinding perut dari dalam secara terus-menerus. Kemudian, buncit karena kista seringkali nampak menonjol hanya pada satu sisi bagian bawah saja. Jadi, perhatikanlah secara detail setiap perubahan bentuk yang terjadi pada cermin Anda.

Gejala Nyeri dan Gangguan Siklus Menstruasi

Perbedaan mencolok lainnya terletak pada gejala penyerta yang Anda rasakan setiap bulannya. Perut buncit karena lemak murni biasanya tidak menimbulkan rasa sakit fisik secara langsung. Meskipun demikian, perut buncit kista ovarium seringkali dibarengi dengan rasa nyeri hebat saat haid. Oleh karena itu, Anda harus waspada jika jadwal menstruasi menjadi tidak teratur secara mendadak. Sebab, kista dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi yang ada di dalam tubuh wanita. Maka dari itu, rasa tertekan pada area panggul atau kandung kemih juga menjadi tanda yang kuat. Tentu saja, sering buang air kecil tanpa sebab yang jelas perlu Anda curigai segera.

Waspadai Kecepatan Perubahan Ukuran Perut

Kecepatan bertambahnya ukuran perut juga bisa menjadi indikator penting bagi kesehatan Anda. Penumpukan lemak membutuhkan waktu yang cukup lama dan berkaitan erat dengan pola makan. Oleh sebab itu, kenaikan berat badan akibat lemak biasanya terjadi secara perlahan di seluruh tubuh. Sebaliknya, pembengkakan akibat perut buncit kista ovarium bisa terjadi dalam waktu singkat. Sebab, kista berisi cairan tersebut dapat tumbuh dengan sangat cepat hingga berukuran belasan sentimeter. Kemudian, berat badan Anda mungkin tidak naik secara drastis, namun perut terus membesar. Jadi, jika perut membusung tanpa adanya kenaikan berat badan yang logis, segera hubungi dokter.

Langkah Diagnosis Medis yang Akurat

Satu-satunya cara guna memastikan kondisi kesehatan Anda adalah melalui pemeriksaan medis yang mendalam. Dokter biasanya akan menyarankan prosedur USG panggul guna melihat isi di dalam perut Anda. Sebab, teknologi ini mampu menampilkan gambaran kista atau tumpukan lemak secara sangat jelas. Oleh karena itu, jangan mencoba mendiagnosis diri sendiri hanya berdasarkan informasi di media sosial saja. Kemudian, diskusikanlah riwayat kesehatan keluarga Anda dengan dokter obgyn tepercaya secara jujur. Selain itu, deteksi dini akan sangat menentukan keberhasilan terapi atau tindakan operasi jika diperlukan. Jadi, lakukanlah pemeriksaan rutin minimal satu tahun sekali demi menjaga kesehatan reproduksi Anda.


Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %