retconomynow.com – Tren kecantikan yang berkembang pesat sering kali membuat masyarakat terjebak pada penggunaan produk yang tidak tepat. Para ahli kecantikan kini menyoroti maraknya penjualan bebas produk perawatan wajah yang seharusnya berada di bawah pengawasan medis. Seorang dermatolog terkemuka mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli skincare etiket biru melalui toko daring atau pasar gelap. Produk dengan label tersebut sejatinya merupakan obat luar yang petugas farmasi racik khusus untuk pasien tertentu berdasarkan resep dokter. Oleh karena itu, penggunaan tanpa diagnosa ahli dapat memicu kerusakan kulit yang permanen dan sangat serius. Hasilnya, bukannya mendapatkan wajah yang glowing, konsumen justru terancam mengalami iritasi hebat hingga penipisan lapisan kulit.
Alasan Mengapa Produk Ini Masuk Kategori Obat Keras
Kandungan dalam skincare etiket biru biasanya melibatkan bahan aktif berkekuatan tinggi seperti hidrokuinon atau steroid dosis tertentu. Sebab, bahan-bahan tersebut berfungsi guna mengobati masalah kulit spesifik seperti melasma berat atau jerawat yang meradang hebat. Oleh sebab itu, komposisi bahan di dalamnya harus menyesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi kesehatan kulit masing-masing individu. Penggunaan bahan aktif ini dalam jangka panjang tanpa kontrol dokter dapat merusak struktur alami kulit secara perlahan. Kemudian, efek samping seperti munculnya pembuluh darah di wajah atau pertumbuhan rambut halus sering kali timbul akibat penyalahgunaan steroid. Jadi, kehati-hatian dalam memilih produk perawatan wajah merupakan kewajiban bagi setiap calon pembeli.
Risiko Fatal Akibat Penggunaan Tanpa Resep
Dermatolog menjelaskan bahwa dampak negatif dari skincare etiket biru ilegal mungkin tidak langsung terlihat pada pemakaian pertama. Oleh karena itu, banyak orang merasa cocok di awal karena efek mencerahkannya yang sangat instan dan sangat cepat. Sebab, bahan kimia keras tersebut bekerja dengan cara mengelupas lapisan pelindung kulit secara paksa. Namun, setelah beberapa bulan, kulit akan menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari dan sangat mudah mengalami peradangan kronis. Maka dari itu, biaya pemulihan kulit yang sudah rusak jauh lebih mahal daripada harga produk perawatan kulit biasa yang sudah terdaftar di BPOM. Tentu saja, kesehatan organ kulit harus menjadi prioritas utama di atas sekadar keinginan untuk tampil putih secara instan.
Langkah Aman Memilih Produk Perawatan Wajah
Masyarakat dihimbau guna selalu memeriksa nomor registrasi BPOM pada setiap produk kecantikan yang mereka beli di pasaran. Sebab, produk yang memiliki izin edar resmi telah melalui uji keamanan yang sangat ketat dan sangat teliti. Oleh sebab itu, jangan mudah tergiur dengan iming-iming hasil cepat dari skincare etiket biru yang penjualnya tawarkan secara bebas di media sosial. Jika Anda memiliki keluhan kulit yang serius, sebaiknya segera konsultasikan masalah tersebut kepada dokter spesialis kulit yang berkompeten. Kemudian, ikuti anjuran pemakaian dan dosis yang dokter berikan guna mendapatkan hasil maksimal yang tetap aman. Selain itu, penggunaan tabir surya secara rutin akan sangat membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas setiap hari. Hasilnya, kulit sehat yang alami akan terjaga dalam jangka waktu yang sangat lama.
Harapan untuk Pengawasan Pasar Skincare Ilegal
Pihak berwenang harus memperketat pengawasan terhadap distribusi bahan baku obat yang sering oknum tidak bertanggung jawab gunakan sebagai racikan ilegal. Sebab, peredaran produk tanpa izin edar ini sudah sangat meresahkan dan membahayakan kesehatan masyarakat luas. Kemudian, edukasi secara masif mengenai bahaya skincare etiket biru perlu terus pemerintah lakukan melalui berbagai kanal informasi digital. Oleh karena itu, peran serta masyarakat dalam melaporkan praktik penjualan ilegal juga sangat krusial dalam memutus rantai peredaran produk berbahaya. Selain itu, para influencer kecantikan sebaiknya lebih bijak dalam memberikan rekomendasi produk kepada para pengikut mereka. Jadi, mari kita bangun ekosistem kecantikan yang sehat, aman, dan sangat bertanggung jawab di Indonesia.
