Pembentukan IIFC menjadi sorotan setelah rencana yang diajukan oleh Presiden Prabowo mendapat perhatian publik. Pembentukan IIFC dinilai berpotensi mengubah peta ekonomi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik jika dirancang dengan tepat.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, kunci keberhasilan inisiatif ini berada pada desain tata kelola, kepastian hukum, serta kemampuan menarik modal global. Menurut Amir, bila terpenuhi, IIFC dapat mendorong posisi Indonesia sebagai pusat jasa keuangan internasional.
Pembentukan IIFC sebagai langkah strategis
Langkah pembentukan IIFC disebut-sebut sebagai upaya strategis untuk memperkuat peran ekonomi Indonesia di kancah internasional. Pernyataan Presiden soal rencana pembentukan ini memicu diskusi mengenai bagaimana Indonesia dapat menyusun kerangka kerja yang mampu menarik investor dan pelaku pasar global.
Syarat utama menurut pengamat
Amir Hamzah menekankan tiga syarat utama yang perlu dipenuhi agar pembentukan IIFC efektif: tata kelola yang kredibel, kepastian hukum yang kuat, dan kemampuan menarik modal global. Ketiga aspek ini, menurutnya, merupakan prasyarat agar Indonesia bisa bersaing dengan pusat jasa keuangan internasional lain.
Baca juga: Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional, Perumda Pasar Jaya Dinilai…
Daya saing dengan Singapura dan Dubai
Dalam penilaiannya, jika syarat-syarat tersebut dipenuhi, IIFC berpotensi menempatkan Indonesia pada posisi yang memungkinkan persaingan dengan pusat keuangan global seperti Singapura maupun Dubai. Pernyataan ini menunjukkan ambisi untuk meningkatkan daya tarik layanan keuangan Indonesia di antara negara-negara kawasan dan dunia.
Dampak terhadap peta ekonomi Indo-Pasifik
Rencana pembentukan IIFC juga dipandang memiliki implikasi bagi konfigurasi ekonomi di kawasan Indo-Pasifik. Dengan mekanisme yang tepat, IIFC dapat mengubah dinamika aliran modal, pusat layanan keuangan, dan jaringan kerja sama regional, sehingga menghadirkan peluang baru bagi perkembangan ekonomi nasional.
Tantangan yang perlu diantisipasi
Meski potensi dinilai besar, Amir dan pengamat lain mengingatkan bahwa tantangan implementasi tidak sedikit. Kepastian hukum dan tata kelola yang kredibel membutuhkan perumusan kebijakan yang matang serta koordinasi antarinstansi. Selain itu, upaya menarik modal global menuntut kepastian regulasi dan kepercayaan pasar.
Perumusan detail operasional IIFC, struktur kelembagaan, dan mekanisme pengawasan akan menjadi bagian penting dari proses perancangan. Pemangku kepentingan di tingkat nasional perlu memastikan bahwa kerangka kerja yang dibangun dapat menjawab kebutuhan investor sekaligus menjaga kepentingan domestik.
Pembentukan IIFC saat ini masih dalam tahap rencana yang memicu perdebatan dan kajian lebih lanjut. Pendekatan hati-hati dan partisipasi berbagai pihak dinilai penting untuk merumuskan sebuah institusi finansial internasional yang kredibel dan berkelanjutan bagi Indonesia.
